Sabtu, 05 April 2014

Sayap Surabaya

Logo Sayap Surabaya. diambil di sini.

Setelah kepengurusan Sarang Burung Surabaya berganti, kami yang tergabung di Sarang Burung Surabaya periode 20010-2014, segera membuat wadah baru yang kami beri nama: Sayap Surabaya. Kami merasa harus membuat komunitas baru untuk membebaskan pemikiran dan beberapa program yang mewakili gagasan, ide, dan passion kami. 


Pada tanggal 26 Maret 2014, di Pondok Al-Baruk tempat biasa kami menyebutnya untuk berkumpul. Kami sepakat menamai komunitas baru ini dengan nama Sayap Surabaya. Yang beranggotakan Agung Martani sebagai ketua, Lukman Nurdini sebagai wakil ketua, dan Adrian Fauzi sebagai bendahara, sedangkan sekretaris diemban oleh Anggara Padang. Kami membuat tiga divisi untuk program yang menjadi fokus garapan dari Sayap Surabaya, yaitu memasukkan divisi keilmuan yang menjadi fokus kerja dengan Radityo Pradipta sebagai koordinator, sedangkan untuk divisi fun and marketing oleh Cipto Dwi dan divisi media saya yang bertanggung jawab untuk mengelolanya. Sedangkan Dimas Putra dan Ryan Essa masuk ke dalam pos keilmuan dan media.

Kami bersembilan bersepakat jika pembuatan struktur ini, untuk melatih tanggung jawab masing-masing dari anggota, namun pada prinsipnya kami semua bekerja tanpa tebang pilih.

Hari jumat lalu, selepas isya’ kami berkumpul lagi untuk menindaklanjuti pertemuan sebelumnya yang membahas tentang pembuatan program kerja dan pembuatan profil komunitas untuk pengenalan kepada masyarakat, istilah kekiniannya mungkin bisa dikatakan sebagai upaya branding.

Memanfaatkan semangat pesta demokrasi yang digadang-gadang sebagai tahun perubahan dengan menjamurnya baliho, poster, serta pamflet dari calon legislatif. Kami juga tidak mau kalah untuk memperkenalkan diri sebagai salah satu komunitas yang peduli akan kelestarian satwa dan lingkungan. Tercetuslah untuk membuat sebuah media untuk memperkenalkannya kepada khalayak. Media tersebut berupa brosur lipat, yang dalam waktu dekat ini akan dipergunakan untuk menghadiri event international, yaitu Selangor Bird Race yang akan diadakan pada tanggal 25-27 April 2014, bertempat di Kuala Khubu Baru Selangor Malaysia.

Kemarin malam selesai rapat mingguan, --mungkin juga bisa dibilang pertemuan pertiga hari sekali dalam dua minggu-- karena kami bersembilan sedang ngebut untuk menyelesaikan target jangka dekat: event Bird Race Selangor. Akhirnya, sebuah logo terpilih untuk dijadikan identitas dari komunitas Sayap Surabaya. Serta pematangan dua akun media sosial sebagai brand awal dari komunitas yaitu akun facebook yang kami beri nama Sayap Surabaya, dan twitter dengan akun @sayapsurabaya, sedangkan untuk komunikasi melalui surat elektronik dapat dikirim ke sayapsurabaya@gmail.com.

Visi kami sebagai salah satu komunitas yang peduli akan kelestarian alam, memfokuskan satwa khususnya aves sebagai bidang kerja utama (fokus konservasi dan keilmuan), dan kesejahteraan masyarakat sebagai tolak ukur dari fokus kerja kami. Sedangkan misi yang kami usung yaitu memberi wawasan dan mengajak partisipasi masyarakat dalam konservasi burung serta lingkungan melalui penelitian dan pemberdayaan masyarakat. 

Beberpa rencana ke depan ada beberapa program yang akan kami kemas dan sebarkan kepada masyarakat dengan cara rekreasi dan edukasi yang menyenangkan. Melalui media e-book, galeri foto, city tour dan birdwatching. Tidak menutup kemungkinan pengenalan satwa burung dan monitoring burung migran juga akan kami masukkan sebagai salah satu acara utama yang mempunyai beberapa rangkaian acara lain yang mendukung, seperti perlombaan fotografi satwa liar dan beberapa pelatihan untuk konservasi lingkungan.

Semoga dengan terbentuknya wadah baru, semakin membuat kami bersemangat untuk menularkan sedikit ilmu yang kami ketahui. Berhubung juga tulisan semi-serius ini numpang di blog pribadi saya, jadi saya bebas untuk meminta bantuan dan doa dari pembaca sekalian untuk mendukung dan memantau kami. Supaya saya dan rekan-rekan yang tergabung di komunitas Sayap Surabaya dapat terus bersemangat dalam menelurkan karya-karya yang unggul bagi kemanfaatan alam dan masyarakat. Salam lestari!

2 komentar: