Reaksi Atau Tanggapan?



Anda seorang yang suka tanggapan atau yang suka memberikan reaksi? Saya akan terangkan apa yang saya maksud. Saya duduk di sini menulis sebuah cerita, terbenam dalam pikiran, ketika telepon berdering dan reaksi manusiawi saya pada waktu itu juga ialah, “Oh, persetan, saya berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan ini. Apakah dunia luar tidak  menyadari bahwa saya tidak mau diganggu jika saya berusaha untuk berpikir?” Saya angkat pesawat telepon itu dan saya, walaupun tidak marah, jelas tidak memberikan tanggapan. Saya memberi reaksi kepada deringan telepon, dan bukan menanggapinya. Namun segera saya mulai menjawab telepon itu. Saya dapatkan bahwa yang menelepon adalah orang yang sangat baik dan ramah, seseorang yang sangat membantu. Saya benar-benar menikmati percakapan lewat telepon itu. Saya di dalam menjadi hangat oleh karenanya, dan saya kembali menulis dalam keadaan kesadaran yang lebih tinggi daripada sebelumnya.

Nah, mengapa saya memberikan reaksi seperti itu kepada deringan telepon? Namun orang di ujung sana telepon tidak memberikan reaksi kepada saya. ada tanggapan, suatu tanggapan yang hangat, dan tanggapan itu menghasilkan tanggapan dari saya, bukan reaksi. Lihatlah ada perbedaanya, dan lihatlah ada sifat menular dari tanggapan dan reaksi dalam kehidupan anda?

Kalau anda memasuki hari dan berjumpa dengan keadaan yang berat – bel telepon berdering, bel pintu berdering, dan ada seorang penjual di depan pintu, seseorang masuk ke kantor anda jika anda sedang sibuk, seseorang datang dari rumah sebelah untuk minum kopi ketika anda mencoba untuk menyelesaikan pekerjaan di rumah – sadarilah satu hal. “Tak seorang pun memasuki kehidupan anda sekarang tanpa Tujuan!” Tiap orang datang untuk memberikan berkah kepada anda. Jika anda memberikan reaksi kepada berkah itu, anda akan kehilangan berkah itu. Anda satu-satunya yang kalah. Sedangkan, jika anda memberikan tanggapan kepada tiap orang yang memasuki kehidupan anda dengan kasih sayang dan kehangatan, lalu anda menimbulkan tanggapan yang serupa dari mereka dan anda membawa kasih sayang dan kehangatan ke dalam kehidupan anda sendiri, yang merupakan berkah yang pertama-tama mereka datang membawa.

Jangan menutup diri anda dari berkah-berkah yang sekarang memasuki kehidupan anda. Berikan tanggapan kepada tiap orang yang bertemu dengan anda dengan pengetahuan bahwa mereka datang untuk membawa berkah. Tanggapilah berkah itu dengan kasih sayang dan anda akan mendapatkan berkah berlimpah-limpah, dan hari itu akan merupakan hari baik bagi anda, dan bukan hari buruk, karena pengertian sederhana anda tentang reaksi dan tanggapan.

0 komentar:

Posting Komentar

Pasang Iklanmu di sini