Jumat, 16 November 2012

Walking After You (Part 3) - Catatan Perjalanan Tiga Hari Tiga Ranu

Ribuan pendaki yang sudah lebih dulu tiba terlihat sedang membuka tenda. Shalat Jum’at di ketinggian lebih dari 2.500 mdpl. Ranu Kumbolo diselimuti kabut yang berubah jadi hujan deras. Saya setengah yakin minum air Ranu. Hujan memberi bantuan air, nesting saya lempar keluar. Lima belas menit sebelum tidur, saya masih mengira ini kamar yang nyaman dan hangat. Suhu mencapai minus, ada teman yang sedang sinus. Setelah Medina Kamil hilang dari dekapan kamera, sekarang giliran Sunrise yang tak terekam. Nikmatnya kretek dan coklat hangat di pinggiran ranu. Sarapan yang hebat, inilah yang saya nanti. Fenomena prasasti di kumbolo dan prasasti Gie yang akan diambil. Kami turun hari ini, sebelum hujan!.  –Abdurrahman Azhim-

***

Walking After You (Part 2) - Catatan Perjalanan Tiga hari Tiga Ranu


Hari Jum’at, perjalanan hari kedua saya. Beristirahat di Ranu Pani mengucapkan selamat pagi yang singkat di Ranu Regulo, dengan kabut dan kebekuannya. Niat berjalan dibelakang Medina Kamil yang hanya memakai one day pack dan melewati rekan-rekan pendakian Jambore Avtech yang sedang beristirahat. Saya ‘ngos-ngosan’ setelah pos 3. Medina Kamil menghilang, dan tak sempat terfoto. Saya berada paling belakang untuk pendakian ini. Tas 40 liter serasa ingin saya lepas dari punggung. Saya butuh coklat. Abdurrahman Azhim bertemu Bonek dan Ultras di jalur pendakian Ranu Kumbolo. Bertemu banyak orang, berkenalan, dan berkelakar. Say cheese!

*** 

Kamis, 15 November 2012

Bagaimana cara pergi ke: Semeru, Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo

How to get there (Informasi transportasi)

Bus Ke Arjosari Malang>> berangkat dari terminal Bungurasih ke Terminal Arjosari Malang dengan tarif Rp 20.000,- (Patas), Rp 10.000,- (ekonomi), memakan waktu rata-rata 3 jam perjalanan.


Angkutan Kota Ke pasar tumpang>> menggunakan angkutan kota warna putih dengan trayek Arjosari – Tumpang, memakan waktu 1 jam perjalanan dengan tarif Rp 7.000.


Transportasi dari pasar tumpang ke Ranu Pani: Truk ke ranu pani>> dengan tarif rata-rata Rp 25.000,- s.d Rp 35.000,- (tergantung musim pendakian Semeru), dengan muatan truk minimal 15 Orang baru dapat berangkat. Memakan waktu 1,5 jam perjalanan. Menggunakan Jeep ke Ranu Pani>> sewa Rp 450.000, dapat juga perseorangan kena tarif sekitar Rp 35.000,- s.d Rp 40.000,- untuk per-lima belas orang penumpang, memakan waktu perjalanan 1,5 jam s.d 2 jam, transportasi Jeep bisa di pesan untuk berhenti di lokasi bukit teletubies untuk berfoto (kecuali malam).

Walking After You (Part 1) - Catatan Perjalanan Tiga Hari Tiga Ranu

Suhu di bawah nol derajat. Tiga danau yang bercerita, lebih dari cerita dingin dan keindahan. Perjalanan yang singkat dengan dana terbatas, berusaha menceritakan bagaimana tiga danau ini menginspirasi pendaki pemula. Abdurrahman Azhim menceritakan tiga Ranu (Danau) dalam tiga hari perjalanannya. Ranu Pani, Ranu Regulo dan Ranu Kumbolo yang tak henti-hentinya memikat turis, wartawan dan sutradara. Tetapi sebelum itu semua, saya ingin mengajak kalian semua ke tumpang. Bagaimana tumpang menyambut saya dan para pendaki lainnya, sebelum benar-benar membeku diketinggian lebih dari 2.100 mdpl.

***

Jumat, 09 November 2012

Kangen api, kangen Sapi


Memang sudah sebulan yang lalu, kita umat muslim merayakan Hari Raya Haji 1434 H. Hari Raya Haji memang identik dengan kurban, penyembelihan, dan berbagi daging. Untuk para muda seperti kami, kegiatan malam hari setelah penyembelihan kami lanjutkan dengan bakar-bakar daging.

Tahun ini kalender Masehi memberi banyak kita liburan panjang, salah satunya bulan Oktober kemarin, tanggal 26 sampai dengan tanggal 28, kami dihajar liburan beruntun. Dua puluh enam, hari Jumat tanggal merah (Hari Raya Haji). Tanggal 27 hari Sabtu otomatis kami ikut libur, dan tanggal 28 hari Minggu bonus libur lagi. Jet lag!

Kesempatan berkumpul dengan keluarga dan rekan-rekan dengan mengisi liburan juga sering kita dengar di media sosial dengan (Quality time). “Apapun kegiatan kita di akhir pekan semoga bermanfaat, dan membangun semangat untuk enam hari berikutnya”. - Abdurrahman Azhim A -

***