Rabu, 07 September 2016

Pengalaman Mengikuti Acara Forest Paint 2016

Bisa jadi kegiatan camping menggunakan hammock adalah pilihan unik yang sedikit orang ketahui. Perkembangan pengguna hammock sampai saat ini, bisa dikatakan sangat pesat. Penikmat kegiatan luar ruangan tidak jarang membawa hammock dalam beberapa perlengkapan camping mereka. 

Sebagai contoh kawan kami: Permadi. Hammockers Jawa Timur dan juga penggiat komunitas JAR (Jejak Anak Rimba) yang berada di Sidoarjo, 

"Hammock tak pernah tertinggal ke dalam list bawaan di carir atau daypack saya mas." Ujarnya. 

Dalam peringatan hari jadi Republik Indonesia ke 71, komunitas Hammockers Jawa Timur mengadakan acara yang bernama: Forest Paint 2016. Kegiatan ini unik, karena hampir 95% peserta yang hadir menggunakan hammock untuk bermalam. 

Suasana lokasi Bumi Perkemahan Ledok Ombo, saat acara Forestpaint2016.
Forest Paint 2016, bukan acara instan. Acara yang diadakan di Bumi Perkemahan Ledok Ombo Poncokusumo, diadakan semata atas kerinduan kawan-kawan hammock untuk berjumpa dan bersilatuhrahim. Beberapa penggiat Hammockers Jatim saat itu ingin mengadakan hammock camp yang dihadiri beberapa kawan-kawan Hammockers Indonesia. Konsep kegiatan tersebut sangat sederhana, yaitu mampu mendatangkan kawan-kawan hammockers dari beberapa daerah. "Kumpul lan guyup," yang berarti berkumpul dan rukun. Esensi yang mengena dengan semangat hari jadi Indonesia.

Aktivitas pemasangan hammock.

Kak Ali sedang memberi materi dan beberapa permainan.

Antusiasme peserta dalam mengikuti games.

Aktivitas di camp hammock,sembari menunggu sarapan matang.

Konsisi meja registrasi saat pagi hari.

Peserta yang melakukan registrasi dibantu panitia dengan duduk di hammock.

Hammock tie dye dari salah satu brand ternama ticket to the moon, yang sedang dicoba oleh sebagian peserta.

Dalam setiap kegiatan yang diadakan oleh kawan-kawan tak luput oleh peran serta pihak sponsor. Pada acara ini tercatat oleh panitia lebih dari 33 perusahaan outdoor, perusahaan jasa travelling dan toko lokal yang ikut mendukung acara ini. Dukungan tersebut meliputi beberapa kebutuhan yang diperlukan oleh penggagas acara. Hal ini kami dapati bahwa banyak puluhan hadiah yang dibagikan oleh panitia untuk memeriahkan acara tersebut.

Aktivitas pemasangan beberapa banner dari pihak sponsor oleh panitia.


Semangat para penggagas Forestpaint2016 saat penuli temui di lokasi.

Banner yang telah terpasang yang siap mendukung semaraknya acara.

Yokha Hammockers Jatim yang menerima bingkisan.







Dalam setiap acara hammock camp yang diadakan selalu ada kejutan. Kali ini kejutan acara ini adalah peserta dilibatkan langsung dalam acara hammock tie dye, yaitu peserta bersama-sama panitia mengkreasikan bahan hammock berwarna putih untuk diwarnai dengan teknik ikat jumput. Bahan hammock yang telah disediakan diikat sesuai selera dengan beberapa teknik, kemudian kain yang telah diikat tersebut dicelupkan kedalam beberapa wadah yang telah berisikan beragam warna.













Selain itu warna-warni dalam acara Forest Paint 2016 juga meriah pada malam hari, peserta yang hadir dalam kegiatan ini mendapatkan bingkisan unik dari penyelenggara berupa lampu led yang dapat dihubungkan ke usb charge seperti power bank. Sehingga suasana malam hari di bumi perkemahan Ledok Ombo semakin meriah dengan adanya lampu warna-warni tersebut.



Keesokan harinya, peserta mendapatkan beberapa materi yang menarik, acara tersebut mengenai kebersamaan dan beberapa permainan beregu yang membuat acara menjadi semarak. Materi lain adalah "merajut pelangi," Acara yang menggabungkan teknik tali temali dengan bahan survival yaitu dengan bahan tali paracord. Ade Ajoel dari komunitas Hammockers Jatim, memberikan materi mengenai teknik membuat lanyard seni anyam menggunakan tali sebagai aksesoris dan gelang survival. Tali yang digunakan pada sesi ini juga sesuai tema, yaitu tali paracord warna-wani seperti pelangi.



Beberapa peserta yang hadir mengakui, dalam setiap event yang diadakan kawan-kawan hammockers selalu ada yang baru. Untuk menjaga keharmonisan dan kebersamaan peserta, perlu diadakan kreasi dan terobosan baru. Bukan hanya itu saja, penyelenggara juga harus cermat bagaimana mengajak para penikmat dan pecinta alam supaya berkegiatan dengan bersih dan hijau. Kreasi yang baru dalam berkegiatan diharapkan supaya kegiatan semacam ini dapat mendapat perhatian khalayak, sebagai program wisata alternatif yang berwawasan kecintaan untuk menjaga alam dan lingkungan.



Kawan-kawan kartunis Jawa Timur juga berpendapat, "Bahwa kegiatan ini unik dan perlu diadakan kembali." Pendapat mereka bahwa kecintaan terhadap lingkungan dan alam terbuka bisa melalui dari beragam cara. Salah satunya acara hammock camp.

Memang untuk event seperti Forest Paint telah menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta alam. Itu mengapa sebabnya, para peserta selalu memesan tiket jauh-jauh hari dan berburu tiket untuk akomodasi ke event tersebut.

Event kemping semacam ini memang ada beberapa, dan bahkan beragam kegiatan serupa bermunculan. Namun bagi saya, kemping menggunakan hammock dengan nama acara Forest Paint 2016 memberi kesan yang berbeda, suasana kaki gunung Semeru, musim hujan, dan keramahan peserta yang hadir memberikan kesan rindu yang mendalam untuk mengulang kembali acara serupa. 

Jadi pertanyaannya, kapan acara serupa dari kawan-kawan Hammock Indonesia akan diadakan kembali?


Salam Gantung! \m/












Terima kasih,
- Allah Yang Maha Esa
- Panitia #forestpaint2016
- Doorprices dari semua sponsor
- Mas Arie Gendhon (Untuk semua foto dari kameranya)
- Peserta yang hadir yang selalu kami rindukan

Follow juga,
Instagram: 

Facebook:


Minggu, 04 September 2016

Adv: Wajah Baru Consina Store Surabaya

Kegiatan luar ruangan syarat dengan perlengkapan yang mumpuni. Salah satu alasan untuk memakai perlengkapan khusus adalah beratnya medan. Untuk menjalani kegiatan ini, tak jarang masyarakat harus menerobos berbagai jenis kondisi jalan. Mulai dari bebatuan, semak-belukar, pasir, sungai, hingga lumpur. Tak heran, produsen outdoor equipment harus membuat produksi supaya bisa bertahan di segala medan. 

Sebagian pejalan atau avonturir berpendapat, "Ada harga ada rupa." Demikian pentingnya tak jarang membuat kita menjadi `bingung` untuk memilih perlengkapan luar ruangan. Bermacam-macam produk perlengkapan luar ruangan di beberapa kota di Indonesia, menunjukkan bahwa aktivitas luar ruangan semakin digemari. Selain produk luar negeri yang memiliki kualitas yang teruji, produk dalam negeri tak kalah bersaing. 

Yuk kita tengok produk dalam negeri yang telah memikat hati penikmat kegiatan luar ruangan: Consina Store Surabaya.

***

Pada hari Sabtu, tanggal 3 September 2016. Consina store yang kita kenal sebagai toko outdoor telah berubah wajah. Consina store Surabaya yang beralamatkan di Jalan Ngagel Jaya Selatan, Surabaya telah memiliki rumah baru. 

Sebelumnya Consina Surabaya berada di ruko sederhana namun strategis. Jalan Ngagel Jaya yang tak pernah sepi sebagai media penghubung kawasan kampus dan pusat pertokoan di Kota Surabaya, memiliki daya tarik tersendiri. 

Rupa baru Consina Surabaya yang masih di kawasan Ngagel Jaya Selatan. Berada beberapa blok ruko ke arah timur dari lokasi yang lama. Lokasi baru lebih luas dengan dua tingkat. Mari kita lihat rupa baru Consina Surabaya yang merupakan outdoor store terbesar di Indonesia.


Bermacam-macam daypack khas Consina, berada di sisi kiri dari pintu masuk toko. Sudut ini berada  di lantai 1.
Lantai 1, berisikan beberapa kebutuhan seperti sandal gunung, sepatu treking dan perlengkapan pendakian secara umum.
Lantai 2 dari toko Consina berisikan display barang-barang seperti kaos dan baju lapangan. Jaket gunung, tenda, dan celana gunung dapat kita jumpai di tempat ini.
Management bag, dan tas berukuran kecil dengan beragam variasi dapat kita jumpai di Consina store.
Penulis menyukai sudut ini. Seperti sudut perpustakaan, namun berisikan perlengkapan outdoor.
Sudut terfavorit untuk penggemar EDC (Every Day Carry), si merah yang memikat hati. Victorynox dengan segala jenis membuat pengunjung betah berlama-lama di sudut ini.
Carier 50-60 liter dan beberapa perlengkapan climbing berada di bagian belakang setelah sudut daypack. Warna-warni khas Consina memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemarnya.
Penulis sempat kembali lagi menuju lantai 2, karena tertarik dengan sudut camping dari Consina store. Tata letak yang apik membuat penikmat kegiatan alam semakin betah berlama-lama di sudut ini.
Penulis mengucapkan selamat dan sukses kepada Consina Store untuk wajah baru yang berada di Surabaya. Semoga keberadaan dan rupa yang baru saat ini lebih menjadikan Consina sebagai mitra pertualangan bagi kawan-kawan pendaki dan para avonturir Indonesia. 

Silahkan kunjungi Store Consina di Jalan Ngagel Jaya Selatan No. 163 Surabaya. Follow juga akun Consina Official di Twitter. Semoga bermanfaat, Salam Petualang!

Rabu, 15 Juni 2016

Handuk Santo - Handuk Microfiber & Fast Drying

Sejak aktif kembali mengikuti kegiatan outdoor pada musim kemarau masalah yang sering saya hadapi adalah masalah keringat. Cuaca yang panas sering membuat kita berkeringat dalam melakukan aktivitas di luar ruangan. Saya yang lebih suka dengan cuaca yang dingin sempat gusar, bagaimana mengatasi masalah keringat yang keluar karena cuaca dan aktivitas di  luar ruangan?.

Kaos dengan bahan quick dry yang saya pakai serasa kurang untuk menghalaunya. Beberapa bulan lalu saat saya mengikuti acara hammock camp di Yogyakarta, saya membawa handuk Santo.

Handuk yang saya rasa pas untuk saya yang suka beraktivitas di luar ruangan. Santo dengan bahasa penjualan yang cukup panjang, "Coolmax outdoor microfiber, atau Towel ultra compact absorbent bla.. bla.. " ini cukup praktis. Tidak membutuhkan ruang yang begitu besar untuk saya masukkan kantong celana atau saya selipkan di saku tas caril saya. 

Handuk Santo dengan dimensi panjang: 75 cm, dan lebar: 31 cm dapat dilipat serta digulung sampai ukuran kecil. Dengan bahan 85% polyester & 15% nylon mampu menyerap air dengan cepat. Keunggulan lain adalah bahan ini mampu kering dengan cepat juga dengan cara diangin-anginkan.

Harga yang relatif terjangkau jika dilihat dari fungsi dan kegunaannya. Handuk Santo untuk para traveller dan pecinta kegiatan luar ruangan ini hanya dibandrol dengan harga Rp70,000,-/pcs. Silahkan lihat di sini untuk memesannya.

Berikut foto handuk Santo yang saya rekomendasikan,




Terima kasih, atau kontak saya untuk mennyakan handuk keren ini. Di Nomer telepon: (+62) 8123-2727-318, dan What's up: (+62) 856-5532-8991.

Jumat, 10 Juni 2016

Tropies Outdoor

Ada sebuah cerita yang menarik yang dapat saya pelajari dari kisah mengenai Bear Grylls, adalah seorang survivor yang mengajarkan kepada kita cara bertahan hidup di alam liar. Sering kita temui merk pisau dan survival kits yang menggunakan namanya sebagai sebuah brand pada pelbagai peralatan outdoor.

Perihal bertahan hidup tentu tak luput dengan cara memanfaatkan apa yang ada di lingkungan tempat kita berada. Bertahan hidup yang sering kita dengar dengan istilah survival menjadi penting untuk kita yang sering melakukan kegiatan di alam liar.

Bear Grylls, mengingatkan saya saat perjalanan pertama kali menuju Gunung Argopuro beberapa waktu silam. Minimnya perbekalan dan pemahaman mengenai cara mempertahankan diri di alam liar membuat saya dan tim terpaksa membakar uang kertas. Harga yang pantas untuk kami yang tidak menyiapkan diri dalam perjalanan di alam liar.

***

Disatu sisi ada kisah menarik yang ingin saya angkat dalam tulisan kali ini. Mengenai mimpi dan sebuah mimpi yang besar atau sering kita dengar dengan "Big Dream."

Keterbatasan adalah pematik yang ampuh untuk sang pemimpi memulainya. Siapa yang tidak kenal dengan Louis Braille. Seorang yang mengalami kerusakan pada matanya saat ia berusia 3 tahun. Waktu itu secara tidak sengaja ia menikam matanya sendiri dengan alat pembuat lubang dari perkakas kerja ayahnya. Kemudian mata yang satunya terkena sympathetic ophthalmia, sejenis infeksi yang terjadi karena kerusakan mata yang lainnya. Kebutaan tidak membuatnya putus asa, ia menciptakan abjad Braille yang membantu orang buta supaya bisa membaca. Sekarang siapa yang tidak tahu Abjad Braille?

Sepulang dari Argopuro, saya terus belajar. Saya pun memaksakan diri untuk membaca puluhan buku mengenai catatan perjalanan. Mengumpulkan beberapa alat, mencoba, dan mengulasnya. Lambat laun, saya mengerti pentingnya menyiapkan diri untuk berada disituasi mendesak.

Sampai pada mimpi besar yang saya siapkan. salah satu mimpi besar tersebut adalah mempunyai garasi outdoor, atau mempunyai toko perlengkapan outdoor. Awal tahun 2016 puji syukur mimpi tersebut menapaki jalan terang, tepatnya pada bulan lima tahun 2016, saya mendirikan: Tropies Outdoor. Lapak sederhana ini mungkin bagi saya sangat luar biasa, karena menjadi media bersilaturahim saya dengan kawan-kawan lama penikmat wisata alam dan pecinta perlengkapan outdoor.

Semoga sebuah usaha kecil untuk mewujudkan mimpi besar yang saya punya menjadi keberkahan bagi saya dan kawan-kawan semua. Perkenalkan Tropies Outdoor sebagai mitra kelengkapan kebutuhan alam liar Anda. 

Tropies Outdoor
Kontak kami:
Telepon     : +62 8123-2727-318
What's up  : +62 856-5532-8991
Bbm          : 59B9623B
Bukalapak : Klik di sini
Instagram  : Klik di sini